KH Hasan Abdullah Sahal – “Usia yang Sensitif” – Reuni alumni Gontor 696 part 3

Dengan gaya bertuturnya yang tegas namun diselipi humor, Kyai Hasan menanamkan nilai-nilai yang begitu luhur dalam suasana yang familiar dan menyenangkan tanpa keluar dari koridor kesopanan dan tanpa kehilangan esensi pembicaraannya. Sebuah referensi bagi para da’i muda yang sedang melangkah ke dunia dakwah, baik di kalangan keluarga, desa, kota bahkan nasional melalui media yang ada saat ini.

Dalam video ini, KH Hasan Abdullah Sahal mengingatkan jangan sampai kita menjadi seperti binatang, bahkan lebih buruk daripada binatang. Hal tersebut akan terjadi bila jiwa kita tertutup dan mata kita tak melihat akan kebesaran Allah. Kyai Hasan mengingatkan kepada para Alumni 696 bahwa umur mereka adalah umur yang sensitif. Kemampuan untuk berbuat baik sangat terbuka lebar, kesempatan untuk bermaksiat juga terbuka lebar.

beliau mengingatkan agar dalam perdagangan menjaga bai’un mabrur. Mabrur berarti tanpa cela. Sifat mabrur bukan hanya dalam haji, namun juga dalam jual beli. Begitu pula dalam pernikahan juga harus pernikahan yang mabrur.

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor ini juga mengingatkan agar jangan mencampuradukkan antara yang halal dan yang haram. Saksikan videonya untuk melihat tausiyah lengkap beliau.

 
 
 
shared on wplocker.com